RESUME KELOMPOK 8
MODEL-MODEL
INTERAKS
A. Model-model Interaksi
Sistem
yang interaktif memiliki istilah ini, konsisten, memiliki fasilitas undo yang
universal, dan lain-lain.
1. Model PIE
Model PIE adalah model
black box, tidak untuk representasi arsitektur internal dan konstruksi dari
sistem komputer, tetapi menggambarkan input dari user dan output ke user.
Perbedaan antara display sesaat dari sistem dan hasil yang permanen adalah
sentral dari model PIE. Display disimbolkan D dan hasil disimbolkan dengan R.
Prinsip observability merupakan hubungan antara display dan hasil.
Statement formal dari
predictability adalah tentang state internal dari system. Ini bukan model black
box. Pertama, state akan opaque-buram, tidak akan terlihat strukturnya hanya
dalilnya. Kedua, state sebenarnya tidak akan dibicarakan hanya sifat idealnya.
Akan merupakan state minimal bagi bakal perilaku eksternal, ini yang disebut
sebagai efek (E).
2.
Predictability
& Observability
Formalisasi property. Kita dapat
menentukan hasil dari display jika ada fungsi transparansi dari display ke hasil.
3.
Reachability
dan Undo
Suatu sistem dapat dikatakan
tercapai (reachable) jika dari satu state dalam sistem dapat mencapai satu
state lainnya.
4.
Model-model
Interaksi Lainnya
a. Windowing
system
b. Timing
c. Attention
d. Non
determinism
e. Dynamic
pointers
Model
PIE merupakan model event-in/ status-out. User melakukan event (dari C) dan
system meresponnya dengan status (display).
B.
Status
atau event analysis
Perbedaan
status dan event adalah being dan doing. Status selalu memiliki nilai yang
dapat direfer. Event merupakan kejadian pada saat tertentu. Analisis status
event ini terlihat di layer sistem yang berbeda, user, layer (presentasi),
dialog dan aplikasi. Pencarian event tercapai di setiap level dan status
berubah pada setiap level. Pengggabungan dengan analisa psikologi yang naïf
dari batasan presentasi membuat desainer memprediksi kesalahan dan perbaikan
penting lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar